UI Berdzikir UI Berdzikir
20 July 2010 with No Comments

Assalamualaikum Wr.Wb Alhamdulillah masih diberi kesempatan ke majelis dzikir Ust.Arifin Ilham. UI BerDzikir... 

JJP to UI – Syuro – Makan” JJP to UI – Syuro – Makan”
17 July 2010 with No Comments

Assalamualaikum Wr.Wb Hari ini dimulai dengan aktivitas di shubuh hari dengan menghadiri kultum minggun... 

What a Hectic Day!! What a Hectic Day!!
13 July 2010 with No Comments

Assalamualaikum Wr.Wb 13 Juli 2010 merupakan hari yang sangat sibuk!!! Ngerjain proyek dari pagi sampai... 

UIYSEP & Gemastik UIYSEP & Gemastik
12 July 2010 with No Comments

Assalamualaikum Wr.Wb Hari ini sedikit sibuk, =) jam 11 ke kampus untuk konsultasi persiapan lomba gemastik... 

Interview UIYSEP – Dragonice Company Interview UIYSEP – Dragonice Company
with No Comments

Assalamualaikum Wr.Wb Saya, Lisda F (Akun 08), Danar A(Hukum 07), M.Nanda K(Ilkomptr 08), dan Shinta(Manajemen... 

Dauroh KARISMA @MegaMendung Dauroh KARISMA @MegaMendung
11 July 2010 with No Comments

Assalamualaikum Wr.Wb Alhamdulillah Sabtu-Minggu kemarin saya berkesempatan mengikuti Dauroh KARISMA... 

Membuat Es Krim – UIYSEP Membuat Es Krim – UIYSEP
9 July 2010 with No Comments

Assalamualaikum Wr.Wb Jumat minggu lalu, saya bersama Alamsyah (FIK 09) dan M.Nanda K(Ilkomptr 08) membuat... 

Persiapan Acara TPA Taman Firdaus Persiapan Acara TPA Taman Firdaus
7 July 2010 with No Comments

Assalamualaikum Wr.Wb Persiapan Acara Mensyukuri berakhirnya tahun ajaran 2009/2010, Taman Pendidikan... 

Menapaki Hidup

Menapaki hidup yang telah ku lalui
Seakan ingin selalu ku ratapi
Dosa – dosa yang telah berlalu menghiasi hidup ini
Catatan hidup yang tak mungkin terlupakan dibenak hati
Hingga maut menjemput nanti

Hingga hari terus berganti hari
Aku masih harus berbenah diri
Membersihkan hati yang telah terkotori
Terkotori oleh egoisme ku mengejar sesuatu yang tidak pasti

Waktu demi waktu terasa semakin sulit dihadapi
Ketika jiwa ini semakin jauh pula dengan Yang Maha Mengasihi
Semua ini seakan beban berat yang kupikul sendiri
Tanpa kusadari bahwa perasaan itu selalu sulit untuk ku hindari

Perasaan itu hanyalah hati yang terkotori oleh pesona duniawi
Yang selalu membelokkan jalan ini kearah yang tidak pasti
Hendak kemanakah aku ini???
Kemanakah tujuan sejatiku ini???
Kalau hingga saat ini hanya pernak-pernik dunia saja yang ditancapkan dibenak hati!


Ya Allah
Jadikan hati ini selalu melapangkan niat dan arah
Tuk selalu memandang dunia ini dengan pandangan i’tibar(mengambil pelajaran)

- My Soul

Dunia

Aku harus yakin
Bahwa bukanlah dunia yang kucari
Tapi akhritlah yang seharusnya ku nanti
Karena hanya dengan itulah aku dapat menggapai cinta kasih-Mu

Sungguh terasa berat hati ini
Tuk terus melangkah menerjang pesona dunia
Ya…pesona dunia yang terus menyilaukan hati yang lemah ini
Hati yang terus goyah dan terus terombang-ambing

Hati terkadang luluh dengan pesona dunia
Terkadang ku tak bisa berpikir panjang
Berpikir jernihpun terasa amat sulit
Untuk memahami hakikat hidup yang sebenarnya

Dunia yang kukejar entah sampai kapan?
Dan entah sampai dimana?
Tapi ku harus terus beristiqomah
Ya Rabb…Mudahkanlah
Karena hanya dengan naungan-Mu-lah
Aku dapat terus melangkah
Melangkah dengan sebenar-benarnya
Menggapai cinta sejatiku yang lebih baik dari pesona dunia

- mysoul

Puisi Imam Syafii

Orang pandai dan beradab tak kan diam di kampung halaman
Tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang

Pergilah ‘kan kau dapatkan pengganti dari kerabat dan teman
Berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang.

Aku melihat air yang diam menjadi rusak karena diam tertahan
Jika mengalir menjadi jernih jika tidak dia ‘kan keruh menggenang

Singa tak kan pernah memangsa jika tak tinggalkan sarang
Anak panah jika tidak tinggalkan busur tak kan kena sasaran

Jika saja matahari di orbitnya tak bergerak dan terus diam
Tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang

Rembulan jika terus-menerus purnama sepanjang zaman
Orang-orang tak kan menunggu saat munculnya datang

Biji emas bagai tanah biasa sebelum digali dari tambang
Setelah diolah dan ditambang manusia ramai memperebutkan

Kayu gahru tak ubahnya kayu biasa di dalam hutan
Jika dibawa ke kota berubah mahal jadi incaran hartawan